Posted by: Hanni | 17/03/2009

Cara Merawat Busana Batik

busana batik |katalogfashion.comBatik adalah salah satu kebanggan bangsa Indonesia. Sudah sepatutnya, kita ikut melestarikan warisan budaya dengan menggunakan busana batik seperti kemeja batik, blouse batik, rok batik

Lalu bagaimana cara merawat batik khususnya dari bahan serat alam, agar bahan kain tetap terawat dengan baik sehingga warna tidak pudar. Yuk kita rawat kain batik dengan cara sbb :

  • Tidak mencuci bahan batik dengan deterjen
  • Hindari mencuci batik dengan cara digosok, disikat, atau menggunakan mesin cuci
  • Bila batik tidak terlalu kotor cukup mencuci batik dengan air hangat. Pada keadaan batik yang kotor misal terkena noda makanan disarankan untuk mencucinya dengan sabun mandi. Sebelumnya larutkan dulu sabun sehingga tidak ada lagi bagian yang mengental. Dan bila batik dirasa sangat kotor misal terkena asap knalpot hilangkan noda tersebut dengan sabun dan mengusapkan kulit jeruk pada bagian yang kotor saja.
  • Tidak menjemur batik dibawah sinar matahari secara langsung. Disarankan untuk menjemur batik di tempat yang teduh.
  • Tidak memeras kain batik sebelum dijemur
  • Perhatikan pada saat menjemur, bagian tepi kain agak ditarik perlahan. Hal ini dimaksudkan supaya serat yang tadinya terlipat dapat kembali seperti semula
  • Tidak menyetrika batik secara langsung. Untuk menyetrika batik pertama semprotkan dahulu air diatas batik kemudian letakkan alas kain di atas batik yg akan disetrika. Anda cukup menyetrika kain alas yang terdapat di atas batik tersebut. Menyetrika langsung kain batik akan mempengaruhi warna motifnya.
  • Simpan kain batik dalam plastik. Almari tempat menyimpan batik diberikan merica yang sudah dibungkus dengan kertas tissue. Hal ini agar batik tidak dimakan ngengat.
  • Jangan diberi kapur barus. Zat ini terlalu keras dan dapat merusak batik.
  • Sebagai alternatif yaitu dengan menggunakan akar wangi dimana akar wangi tersebut sebelumnya dicelup terlebih dahulu di dalam air panas, kemudian dijemur, lalu sekali lagi dicelupkan dalam air panas dan dijemur lagi. Kain batik bisa digunakan setelah akar wangi kering.
  • Hindari menyemprotkan parfum atau minyak wangi secara langsung ke kain atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: